Efisiensi Waktu

Ada lebih banyak keuntungan yang akan anda dapatkan dengan menggunakan CMMS kami. CMMS yang kami tawarkan memiliki model “terfokus konsumen” yang berarti bahwa kami memerhatikan ketertarikan konsumen dan menerapkannya ke sistem. Kami menganalisis apa yang anda inginkan, dan apa yang akan kami berikan. Dan sekarang kami persembahkan sebuah CMMS yang akan memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan anda.

Anda bisa mendapatkan sesuatu yang mana uang tidak bisa membelinya. Hal itu adalah Waktu. Dan kamu pasti tau bahwa “Waktu adalah Uang”, dan dengan CMMS kami anda bisa menghemat waktu. Jika bisa menghemat waktu, tentu saja itu berarti anda dapat menghemat uang. Berikut kami akan berikan gambaran singkat apa yang kami maksud dengan menghemat waktu.

CMMS Time Efficiency

 

Pertama, perbandingan waktu yang dapat anda lihat dari penggunaan CMMS dan tanpa penggunaan CMMS terletak pada waktu persiapan. Waktu persiapan adalah lamanya persiapan seorang teknisi dalam melakukan pemeriksaan alat/aset. Persiapan ini dilakukan untuk memeriksa aset/alat sehingga diketahui kerusakan apa yang terjadi agar dapat dilakukannya perbaikan. Biasanya yang dilakukan seorang teknisi dalam persiapan adalah melihat instruksi alat (manual book), melihat ketersediaan suku cadang, koordinasi dengan sesama teknisi/pemilik/penanggung jawab aset, lamanya waktu perjalanan teknisi, atau hal-hal yang terkait sehingga membutuhkan waktu untuk persiapan sebelum dilakukannya perbaikan alat/aset. Instruksi yang dilakukan tanpa menggunakan CMMS menghabiskan waktu rata-rata 24 menit untuk satu alat/aset, dan bayangkan jika alat yang akan diperbaiki lebih dari satu. Lalu dalam melihat ketersediaan Suku Cadang, rata-rata dapat menghabiskan waktu 57 menit. Dan jika tempat yang dikunjungi teknisi lebih dari satu tempat misalnya tempat aset di gedung A sedangkan suku cadang berada di gedung B, tentu akan menghabiskan waktu perjalanan (rata-rata 72 menit), belum lagi persiapan lain yang perlu dilakukan.

 

without-CMMS

use-CMMS-chartpie

Kedua, dapat dilihat pada table dan piechart diatas jika seorang teknisi memiliki jam kerja 8 jam maka untuk waktu persiapan bisa menghabiskan sekitar 65% waktu kerjanya, dan sisanya sekitar 35% baru dilakukan untuk perbaikan (actual work) jika tanpa menggunakan CMMS. Tentu saja jika menggunakan CMMS, waktu persiapan teknisi akan lebih cepat yaitu sekitar 25 % dari waktu bekerjanya yaitu 8 jam, sehingga menyisakan waktu 75% untuk perbaikan. Semakin besar waktu yang tersisa kemungkinan untuk perbaikan alat lain akan semakin besar pula. Maka dengan menggunakan CMMS waktu kerja teknisi akan jauh lebih cepat dan efektif dalam perbaikan aset/alat.